Proyek IPAL Pekanbaru Diprotes Lagi, Pedagang Keluhkan Usaha Sepi

Suasana di sekitar lokasi proyek IPAL Pekanbaru (Raja Adil/detikcom)
Suasana di sekitar lokasi proyek IPAL Pekanbaru (Raja Adil/detikcom)

sumberberita,Pekanbaru – Proyek instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) di Kota Pekanbaru, Riau, kembali menuai protes. Kali ini pedagang protes karena proyek menyebabkan usaha mereka sepi.
Pantauan detikcom, penutupan total badan Jalan Durian, Kampung Melayu, Pekanbaru, akibat proyek pembangunan IPAL, sudah dibuka. Namun aktivitas proyek yang sudah hampir 1 bulan itu dinilai membuat omzet pedagang turun.

“Pekerjaan awal itu di Jalan Ahmad Dahlan. Kalau di depan usaha kami sekitar 1 bulan lalu dikerjakan,” ujar pedagang harian, Faris, saat ditemui di lokasi, Rabu (6/10/2021).

Sejak ada pengerjaan, jalan tepat di depan rumahnya ditutup total 3-4 hari. Setelah itu, pekerja kembali membuka jalan satu sisi agar dapat dilalui warga.

“Sempat tutup total sekitar 3-4 hari. Setelah itu mereka buka satu sisi dan langsung kerja siang dan malam dibuka,” katanya.

Faris mengaku omzet dagangannya menurun. Penyebabnya, akses ditutup dan tidak ada warga melintas di depan lapak dagangannya.

“Kalau omzet tidak terlalu berdampak, tapi sangat terasa. Biasa ramai orang lewat di sini, sekarang orang mikir karena jalan saja susah. Jadi orang fokus lewat saja, banyak orang lewat jalur alternatif dan nggak lewat sini,” katanya.

Dia mengaku tidak ada kompensasi yang didapat akibat proyek. Ia bahkan tak tahu proyek apa yang dikerjakan dengan alat berat tersebut.

“Ganti rugi belum ada. Bantuan juga nggak ada. Kami saja nggak tahu ini proyek apa. Harapan kami, tentu proyek cepat selesai. Kalau orang mau jatuh karena jalan licin sering,” katanya.

Masih di Jalan Durian, terpantau sebuah kendaraan terperosok akibat menghindari lubang dan kendaraan lain di lokasi proyek. Pekerja proyek dan warga langsung bahu-membahu mengeluarkan kendaraan yang terperosok.

“Menghindari mobil karena jalan rusak itu. Masuk lubang, ini bukan pertama kali sih,” kata warga lainnya, Topik.

Diketahui, proyek IPAL dari Kementerian PUPR kerap menuai protes warga Kota Pekanbaru. Protes tidak hanya karena berakibat jalan rusak, tetapi pengerjaan yang bertahun-tahun dan bikin macet membuat warga kesal.

source : news.detik.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *